Published September 21, 2012 by mariaekawulandari
Senjata Kompromi

07 September 2012

Matius 13:31-32 “Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: ‘Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. Me…

mang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya.'”
____________________________________

Ketika Yesus berkata, “Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi,” orang-orang yang hidup di zaman-Nya akan mengerti bahwa Yesus membandingkannya dengan hal-hal terkecil.
Dan biji sesawi dianggap sebagai salah satu yang terkecil dari segala jenis benih.

Tapi ada yang harus kita ketahui: biji sesawi tidak tumbuh menjadi pohon, mereka tumbuh menjadi semak-semak atau belukar.
Jadi, sesawi tumbuh secara tidak alami.
Yesus mengatakan bahwa Kerajaan Allah adalah seperti sesuatu yang kecil yang tumbuh dengan sangat besar, atau seumpama seperti Chihuahua yang tumbuh sebesar gajah.
Idealnya adalah sesuatu yang tumbuh dengan tidak normal.

Sesawi itu tumbuh lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya.
Pada perumpamaan pertama dalam Matius 13 tentang Perumpamaan Penabur, kita melihat bahwa burung adalah simbol dari Iblis.
Dan jika Anda membaca semua perumpamaan dalam kitab ini, dikatakan tentang Tuhan yang bekerja dan iblis yang menentang-Nya.

Saya yakin bahwa perumpamaan ini adalah gambaran dari gereja yang tumbuh dengan sangat besar namun secara tidak normal, dalam artian, gereja ini sedang diserbu oleh para penipu.
Dan saya pikir perumpamaan ini sesuai dengan apa yang kita lihat sekarang.
Alkitab mengatakan bahwa salah satu tanda hari-hari terakhir ialah “Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!” (2 Timotius 3:5)

Ini adalah tentang kompromi dalam kehidupan para pengikut Yesus Kristus.
Dan salah satu senjata yang paling efektif dalam gudang senjata iblis adalah kompromi.
Iblis tahu dia tidak bisa melahap Anda sekaligus, jadi dia menggigit Anda secara perlahan-lahan.
____________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 149-150; I Korintus 16
____________________________________

Hal-hal kecil menuntun kepada hal-hal yang besar, itulah intinya. Dan disinilah saat dimana banyak orang percaya jatuh karena kompromi.

Selengkapnya klik: http://www.TheologiaOnline.com/

Lihat Selengkapnya

Foto: Senjata Kompromi

07 September 2012

Bacaan Hari ini:
Matius 13:31-32 "Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi 
kepada mereka, kata-Nya: 'Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, 
yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. Memang biji itu yang 
paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, 
sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi 
pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada 
cabang-cabangnya.'"
____________________________________

Ketika Yesus berkata, "Kerajaan Sorga itu seumpama biji 
sesawi," orang-orang yang hidup di zaman-Nya akan mengerti bahwa 
Yesus membandingkannya dengan hal-hal terkecil.
Dan biji sesawi dianggap sebagai salah satu yang terkecil dari segala 
jenis benih.

Tapi ada yang harus kita ketahui: biji sesawi tidak tumbuh menjadi 
pohon, mereka tumbuh menjadi semak-semak atau belukar.
Jadi, sesawi tumbuh secara tidak alami.
Yesus mengatakan bahwa Kerajaan Allah adalah seperti sesuatu yang kecil 
yang tumbuh dengan sangat besar, atau seumpama seperti Chihuahua yang 
tumbuh sebesar gajah.
Idealnya adalah sesuatu yang tumbuh dengan tidak normal.

Sesawi itu tumbuh lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan 
menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada 
cabang-cabangnya.
Pada perumpamaan pertama dalam Matius 13 tentang Perumpamaan Penabur, 
kita melihat bahwa burung adalah simbol dari Iblis.
Dan jika Anda membaca semua perumpamaan dalam kitab ini, dikatakan 
tentang Tuhan yang bekerja dan iblis yang menentang-Nya.

Saya yakin bahwa perumpamaan ini adalah gambaran dari gereja yang tumbuh
 dengan sangat besar namun secara tidak normal, dalam artian, gereja ini
 sedang diserbu oleh para penipu.
Dan saya pikir perumpamaan ini sesuai dengan apa yang kita lihat 
sekarang.
Alkitab mengatakan bahwa salah satu tanda hari-hari terakhir ialah 
"Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada 
hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!" (2 
Timotius 3:5)

Ini adalah tentang kompromi dalam kehidupan para pengikut Yesus Kristus.
Dan salah satu senjata yang paling efektif dalam gudang senjata iblis 
adalah kompromi.
Iblis tahu dia tidak bisa melahap Anda sekaligus, jadi dia menggigit 
Anda secara perlahan-lahan.
____________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 149-150; I Korintus 16
____________________________________

Hal-hal kecil menuntun kepada hal-hal yang besar, itulah intinya. Dan 
disinilah saat dimana banyak orang percaya jatuh karena kompromi.

Selengkapnya klik: http://www.TheologiaOnline.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: